Card image cap
Menjaga Lisan, Termasuk Bagian Iman

GENOTA.ID - Menjaga lisan berupa diam dari berkata yang mengundang kemarahan Allah SWT, merupakan fardhu 'ain atas setiap muslim dan muslimah. Lebih dari itu, menjaga lisan termasuk bagian dari iman.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata yang baik atau (jika tidak bisa) hendaknya ia diam.” (Muttafaq 'Alaih)

Maksudnya: siapa yang beriman dengan keimanan yang sempurna, hendaknya ia berkata yang baik, dan jika tidak, maka hendaknya ia diam. Karena orang yang beriman kepada Allah dengan keimanan yang benar, maka ia mengharapkan pahalaNya, takut ancamanNya, berusaha mengerjakan perintahNya, menjauhi segala laranganNya; di antara ia memelihara seluruh anggota tubuhnya agar tidak melakukan sesuatu yang mengundang kemurkaan-Nya. Salah satu anggota tubuhnya tersebut adalah lisannya.

Sesungguhnya urusan lisan sangat besar. Fitnahnya sangat banyak. Bahayanya juga tak terduga. Karena gerakan lisan tidak memerlukan tenaga yang besar dan dilakukan sangat mudah. Di tambah banyak orang menggampangkan urusannya. Akibatnya, banyak orang masuk neraka karena kerja lisannya.

Rasulullah SAW bersabda, "Apakah (ada) yang menyebabkan seseorang terjerembab di neraka di atas wajah (atau hidung mereka) kecuali disebabkan oleh tindakan lisan mereka'?" (HR. Al-Tirmidzi).

Maka, siapa yang mengimani hal ini dengan benar, maka ia akan bertakwa kepada Allah berkenaan dengan lisannya, sehingga ia tidak berbicara kecuali kebaikan atau memilih diam.

Sebarkan Kebaikan Anda
Responsive image
GenOTA (Gerakan Orang Tua Asuh) adalah Salah satu program dari LAZNAS Yatim Mandiri dalam bentuk kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak yatim dhuafa berprestasi
Kantor Layanan
Jalan Raya Jambangan No.135-137 Surabaya
(031)8283488
08113251112
genota@yatimmandiri.org
Ikuti Kami