Card image cap
Jangan Manjakan Anak dengan Hadiah

GENOTA.ID - Saat pulang bekerja, Anda membawakan anak hadiah. Saat baru dapat gaji, Anda membelikannya hadiah lagi. Saat sedang jalan-jalan, Anda juga mampir membelikan hadiah lain untuk si kecil. Saat Anda merasa bersalah padanya, ia dapat hadiah. Saat ia melakukan hal baik, hadiah datang lagi untuknya. Sekilas kita bisa membayangkan, betapa bahagianya anak yang sering mendapat hadiah. Tentu saja, siapa yang tak bahagia mendapat hadiah?

Namun, alih-alih baik karena dapat meningkatkan hubungan Anda dengan anak, ternyata terlalu sering memberi anak hadiah memiliki beberapa efek samping negatif.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa sebaiknya Anda tidak terlalu menghujani anak dengan hadiah:

 1. Perilaku Konsumtif di Masa Depan.

Anak-anak yang semasa kecil terlalu sering atau banyak menerima hadiah rentan menjalani hidup yang konsumtif. Seperti kebiasaan belanja konsumtif, terlilit pemakaian kartu kredit, atau bahkan perjudian.

2. Ingin Enaknya Saja.

Anak-anak yang semasa kecil dihujani dengan hadiah, tidak akan memiliki daya juang dan daya tahan dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sebaliknya, mereka ingin cara paling mudah untuk mendapatkan segala sesuatu dan sulit puas dengan apa yang sudah dimiliki.

3. Tumbuh Egois.

Anak-anak yang hanya menghargai hadiah, cenderung tumbuh menjadi egosentris dan kurang empati.

4. Masalah Perilaku yang Lebih Tinggi.

Anak-anak yang diberi hadiah secukupnya saja, menunjukkan lebih sedikit masalah perilaku, ketimbang mereka yang dimanjakan orang tuanya dengan hadiah. Anak yang terlalu dimanjakan dengan hadiah, rentan tantrum bila keinginannya tak dituruti.

5. Self Esteem Lebih Rendah.

Beberapa orang tua mungkin memberikan hadiah secara material untuk menggantikan kekurangannya. Misalnya, tidak punya banyak waktu untuk menemani anak-anak. Anak-anak yang memiliki lebih sedikit materi—dalam hal ini hadiah—tetapi memiliki hubungan yang positif dengan orang tua dan teman sebayanya justru memiliki skor self esteem yang lebih tinggi, ketimbang anak yang punya banyak hadiah tanpa hubungan yang hangat.

Memberi hadiah tentu tak ada salahnya. Namun, berikan hadiah di momen-momen yang bermakna buat si kecil. Ajarkan mereka juga untuk berbagi.

Sebarkan Kebaikan Anda
Responsive image
GenOTA (Gerakan Orang Tua Asuh) adalah Salah satu program dari LAZNAS Yatim Mandiri dalam bentuk kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak yatim dhuafa berprestasi
Kantor Layanan
Jalan Raya Jambangan No.135-137 Surabaya
(031)8283488
08113251112
genota@yatimmandiri.org
Ikuti Kami