Card image
Membiasakan Anak Untuk Berbagi Dengan Sesama

GENOTA.ID - Mengajarkan dan membiasakan anak untuk gemar berbagi dengan sesama merupakan salah satu cara menanamkan karakter positif yang akan terus tumbuh hingga anak dewasa. Secara tidak langsung anak akan belajar, bagaimana berempati dengan sesama dan menghargai apa yang dia miliki saat ini, jauh lebih baik dan harus mensyukurinya.

Berikan contoh dan mulailah sedini mungkin.
Ayah dan bunda adalah role model bagi si kecil. Apapun yang dilakukan orang tuanya anak akan mencontoh dan meniru. Untuk itu, sebaiknya selalu berikan contoh yang baik dan mengajarkan kebaikan kepada anak dimulai sedini mungkin. Salah satunya dengan sering berbagi dengan sesama.  Misalnya, ajak anak rutin berkumpul bersama keluarga besar untuk bermain bersama dan tidak berebut mainan, berbagi makanan dan saling menghargai. Selain itu sekali waktu ayah dan bunda bisa mengajak dan mengajarkan anak untuk berbagi dengan sesamanya yang kurang beruntung. Misalnya saat anak ulang tahun, Bunda bisa merayakannya bersama anak yatim piatu dan mengunjungi panti asuhan.

Ajarkan untuk menyayangi dan berempati.
Ajarkan anak untuk saling menyayangi sesama, terutama bagi mereka yang kurang beruntung dan ajarkan anak untuk memiliki empati pada sekelilingnya. Dengan begitu, anak akan merasa bahwa dia perlu berbagi. Contoh terdekat adalah ajarkan anak untuk bertutur kata dan berperilaku baik kepada asisten rumah tangga dan berbagi makanan.
Kembali lagi, jika ayah dan bunda selalu memberikan contoh perilaku baik dan berbagi kepada sesama, maka anak akan menirunya juga. Cara menyayangi juga bisa dilatih dengan memberikan anak hewan peliharaan untuk ia sayang serta jaga. Dan yang tak kalah penting juga, Bunda bisa mengenalkan ia menyayangi alam sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak banjir misalnya.

Ajarkan tidak egois.
Ajarkan anak untuk tidak egois terhadap apapun. Misalnya jika memiliki keinginan harus dipenuhi saat itu juga. Beri tahu bahwa tidak semua orang seberuntung dirinya dan selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan. Serta kita juga harus selalu melihat kepentingan bersama tidak hanya kepentinganya sendiri, dengan begitu anak akan belajar berbagi.
Memang bukan hal yang mudah untuk mengajarkan anak berbagi. Namun jika ayah dan bunda terus menerus menanamkan nilai bahwa kita harus selalu berbagi, lama kelamaan anak akan paham mengapa dia harus berbagi.

Beritahu mana yang boleh dan tidak boleh untuk dibagi.
Ketika anak mulai paham makna berbagi, terkadang apapun yang dia miliki akan dia bagi kepada teman, saudara atau orang lain yang dia pikir membutuhkan. Namun ayah dan bunda harus memberikan pengertian mana benda yang boleh dibagi dan yang tidak boleh. Misalnya mengapa sikat gigi dan minum dengan sedotan yang sama tidak untuk dibagi, berbagi sikat gigi dengan orang lain sangat tinggi resikonya dalam penularan bakteri dan virus. Terlebih virus bisa bertahan beberapa hari di plastik atau logam.(*)

 

Sebarkan Kebaikan Anda

GenOTA.id

GenOTA (Gerakan Orang Tua Asuh) adalah Salah satu program dari LAZNAS Yatim Mandiri dalam bentuk kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak yatim dhuafa berprestasi