Card image
Jadilah Pilot

Oleh: Jamil Azzaini
GENOTA.ID - Ada yang berkata kepada saya, “Berwirausaha itu modal utamanya semangat dan berani bukan ilmu”. Apakah Anda sependapat? Mengenai “berwirausaha” ini saya akan mencoba menjelaskannya dengan perumpamaan: berjalan, bersepeda, sopir dan pilot.

Untuk berjalan Anda tidak perlu belajar ilmu tertentu. Secara alamiah setiap orang sudah mempelajarinya sejak kecil. Mereka yang punya kaki dan tidak lumpuh pasti bisa berjalan. Tidak perlu keahlian khusus untuk bisa berjalan. Begitu pula dalam berbisnis, saat bisnis sederhana tak perlu ilmu dan keahlian khusus untuk menanganinya.

Ketika ingin bisa bersepeda, Anda perlu belajar. Tidak semua orang bisa dan mahir bersepeda. Anda akan terjatuh bila tidak memiliki ilmu bersepeda. Begitu pula dalam berbisnis, pada tingkatan tertentu bisnis harus ditangani dengan sedikit ilmu dan kemampuan yang memadai.

Saat Anda ingin mengendarai mobil, persyaratannya lebih banyak lagi. Tidak semua orang yang bisa mengendarai sepeda atau motor, otomatis bisa menjadi sopir. Begitu pula dalam berbisnis. Bisnis yang semakin komplek memerlukan ilmu dan keahlian yang lebih banyak. Bila tidak, risikonya besar dan bisa membuat susah banyak orang.

Nah, apalagi jika Anda ingin menerbangkan pesawat. Ilmu dan keterampilannya harus lebih canggih lagi. Hanya orang-orang tertentu yang mampu menerbangkan pesawat, jumlahnya pun sangat sedikit. Tentu Anda tidak mau naik pesawat yang diterbangkan oleh seorang sopir mobil, walaupun ia semahir Sebastian Vettel (pembalap Formula 1) sekalipun. Begitu pula dalam berbinis. Ketika bisnis semakin berisiko diperlukan orang dengan keahlian khusus untuk menanganinya.

Intinya, semakin komplek dan berisiko bisnis Anda, semakin perlu keahlian khusus yang Anda miliki. Maka tak heran, walau sama-sama pebisnis tetapi hasilnya berbeda. Karena, ibaratnya yang satu sopir mobil yang satu pilot pesawat, bayaran sopir dengan pilot selisihnya begitu besar.

Maka tak perlu heran bila pebisnis yang piawai semakin hari semakin kaya dan bertumbuh karena dia sudah menjadi seorang pilot. Perhatikanlah, kita dengan pak Chairul Tanjung tampak tak begitu banyak bedanya. Apa yang dilakukan bos CT Corp ini bisa juga kita lakukan. Yang jelas-jelas membedakan kita dengan beliau hanya satu, dalam waktu 5 menit lelaki visioner ini bisa menghasilkan keputusan bisnis yang memberikan keuntungan milyaran rupiah. Kita?

Jadi, teruslah bertumbuh, berlatih dan belajar agar Anda bisa menerbangkan bisnis Anda layaknya pilot yang mampu menerbangkan pesawat terbang jumbo jet! Salam SuksesMulia! (*)

 

Sebarkan Kebaikan Anda

GenOTA.id

GenOTA (Gerakan Orang Tua Asuh) adalah Salah satu program dari LAZNAS Yatim Mandiri dalam bentuk kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak yatim dhuafa berprestasi